Beberapa temuan dalam investigasi ditemukan pembangunan sudah banyak yang roboh dikarenakan tidak dikerjakan dengan baik,tidak ada nya persiapan terlebih dahulu untuk menahan air di sekitar irigasi,tidak ada nya perekat diatas nya (kuncian) agar lebih kokoh bangunan tersebut.
Sarimin ketua P3A saat dikonfirmasi kediaman nya mengatakan berdalih pembangunan sudah sesuai prosedurnya, kepala desa dan pak mpit Anggota DPRD Lampung timur juga sudah mengetahui nya,
“Jadi tanya aja pak lurah dan pak dewan Jagan tanya saya aja” cetus ketua P3A
Jajaran PWRI Lampung timur meminta untuk pihak yang berwenang bisa memeriksa baik ketua P3A,kepala desa dan anggota DPRD Lampung timur terkait diduga pembangunan irigasi yang asal-asalan tersebut.
Program irigasi ini dari pemerintah untuk masyarakat banyak,jangan korbankan kepentingan orang banyak hanya untuk segelintir oknum.
Setelah berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi jelas dari pihak yang bersangkutan. (tim.red)

