Pembayaran guru honor Rp 530.880.000, Untuk pembayaran honor dapat digunakan paling banyak 50% dari keseluruhan jumlah alokasi Dana BOS Reguler yang diterima oleh Satuan Pendidikan. Pembayaran honor dapat diberikan kepada guru berstatus bukan aparatur sipil negara, tercatat pada Dapodik, memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan, dan belum mendapatkan tunjangan profesi guru.
Untuk komponen ini sangat mengherankan pada tahun 2023 belum ada guru honor yang mendapatkan SK PPPK, dana yang dianggarkan dari sumber dana bos pada tahap 1 Rp 84.240.000, tahap 2 Rp 84.240.000.
Dan pada tahun 2024 ada 17 orang Guru honor yang mendapatkan SK PPPK pada bulan Maret 2024, mirisnya dana yang dianggarkan bukannya berkurang sejumlah guru yang menerima SK malah naik menjadi 2x Lipat lebih dari tahun sebelumnya. Pada tahap 1 tahun 2024 Rp 181.200.000, pada tahap 2 Rp 181.200.000.
Dana yang dianggarkan pada empat komponen itu kuat dugaan hanyalah taktik modus oknum kepala sekolah, untuk mendapatkan keuntungan besar, tentunya dalam melancarkan aksinya oknum ini melibatkan beberapa stafnya, dalam upaya untuk meyakinkan pemerintah dan masyarakat khususnya wali murid.
Tidak cukup hanya menggelembungkan anggaran belanja saja, namun juga pada guru honor juga dimanipulasi gajinya, menurut narasumber yang enggan namanya ditampilkan, guru honor dibayar dalam 1 jam adalah Rp 65.000, akan tetapi
pada tanda saat tangan nilai gaji mereka dalam satu jam Rp 80.000.
Tentunya dana Rp 80.000 adalah untuk pelaporan atau SPJ sekolah, sedangkan pada saat pembayaran kepada guru honor hanya Rp 65.000, ada sisa dana sebesar Rp 15.000 dalam 1 jam, sedangkan menurut sumber rata-rata satu orang guru honor mendapatkan 20 jam dalam 1 bulanya.
Pada saat dikonfirmasi PLT SMAN 1 Seputih Mataram, sekaligus selaku Kacabdin Disdik Wilayah VI Provinsi Lampung, Hartati pada hari Sabtu 31 Mei 2025 melalui pesan WhatsApp dengan nomor 0852-695X-XXXX, oleh media ini, akantetapi Hartati tidak merespon konfirmasi ini.
Sampai ditayangkannya berita ini belum ada tanggapan dari pihak SMAN 1 Seputih Mataram…. (Tim-Red)

