Dirinya menambahkan bahwa TAF merupakan strategi yang efektif untuk mempromosikan sektor pariwisata di Tubaba.
“Event menjadi salah satu strategi yang cukup efektif untuk mempromosikan pariwisata di daerah. Saya lihat TAF ini memang disusun dengan konsep yang sangat kuat berbasis budaya, seni tradisi dan keunikan yang dimiliki Tubaba, tambahnya”
Sementara itu PJ Gubernur Lampung, Samsudin menjelaskan bahwa KEN ke-8 kali ini merupakan salah satu wujud solidaritas masyarakat Lampung kepada negara Palestina.
“Sebagai platform bagian dari KEN, festival ini juga merupakan wujud solidaritas kita terhadap negara sahabat. Saya mengajak kita semua untuk memberikan dukungan, motivasi, supporting dan dedikasi kepada Palestina yang saat ini masih mengalami guncangan berkepanjangan,” ajaknya.
Sebelum mengakhiri sambutannya sekaligus membuka festival ini, Samsudin berharap melalui TAF ke-8 ini dapat menjadi wadah kreatifitas serta perekonomian masyarakat Tubaba.
“Saya berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni budaya, tetapi juga menjadi wadah bagi pengembangan kreatifitas dan perekonomian lokal,” pungkasnya.
Dalam acara ini, Pj. Bupati Tulang Bawang Barat, M. Firsada, menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

