“Pada hari ini, kapal tersebut telah sampai di pelabuhan yang bernama Haflah Akhirussanah. Saatnya kapal tersebut melepas pelaut-pelaut terbaiknya untuk menjadi nahkoda di tengah masyarakat, nusa, dan bangsa.”
“Semoga santriwan dan santriwati Darul Hidayah Al-Anshori dapat menjadi pemimpin- pemimpin cerdas Indonesia yang bermartabat dan berakhlak mulia”. kata M. Firsada melanjutkan.
Haflah Akhirussanah merupakan momen yang sangat berarti, bahkan ditunggu-tunggu. Tak terkecuali oleh para wali santri dan masyarakat umum.
Karena pada moment inilah, berbagai macam prestasi, kreasi serta unjuk bakat santri digelar. Haflah Akhirussanah seolah menjadi ajang pembuktian akan pembelajaran yang selama ini diajarkan dan dibina oleh para guru.
“Saya berpesan kepada Ananda, santri dan satriwati, warnai lingkungan masyarakat sekitar Ananda sekalian dengan ilmu pengetahuan agama, dengan Himmah (kehendak) dan Ghirah (semangat yang tinggi) yang Ananda miliki.”
“Jadilah contoh, panutan, dan manfaat bagi masyarakat. Kalianlah garda terdepan yang akan terjun langsung ke masyarakat.” tutup M. Firsada
Untuk diketahui, dilaksanakannya peringatan Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam, ditujukan untuk mendidik para santri dalam mengabdikan diri pada masyarakat.
Selain juga untuk mengukur sejauh mana Santriwan dan Santriwati dalam menerima dan memahami , disamping untuk mengamalkan ilmu yang sudah disampaikan oleh para pengasuh.
Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam juga untuk mengajak masyarakat agar senantiasa beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, sehingga dapat tercipta tatanan masyarakat yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur.

