Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, dr. Josi Harnos, MARS, mengatakan laporan pertama diterima pada Sabtu sore, dan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Gerak Cepat (TGC) dari Puskesmas Kota Gajah untuk melakukan penanganan awal.
Josi menyebut, langkah investigasi langsung dilakukan terhadap dapur penyedia makanan MBG (SPPG). Tim dari BPOM Provinsi Lampung dan Dinas Kesehatan turun ke lokasi untuk mengambil sampel makanan serta memeriksa kelengkapan izin dan standar higienitas dapur.
“Begitu kami terima laporan sore itu, kami langsung bergerak malamnya. TGC bersama TNI, Polri, dan pihak puskesmas langsung melakukan inventarisasi pasien dan pemetaan lokasi fasilitas kesehatan yang menerima korban,” penjelasan Josi saat dimintai keterangan, Ahad (5/10/2025).
“Eko Yuono ketua LPA Lampung Tengah juga merasa terpukul atas peristiwa tersebut dan menghimbau kepada para orang tua agar tetap tenang karena pemerintah daerah sudah mengambil tindakan dan mengantisipasi MBG yang masih berjalan, semoga dengan penutupan SPPG di Kota Gajah dapat menjadi evaluasi SPPG yang lainnya untuk menjaga higienis masakan MBG yang dibagikan kepada siswa,” tandasnya.

