
Lampung Tengah – Kejadian atas dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari data resmi 100 siswa di beberapa sekolahan Kota Gajah yang dirawat di Puskemas kota gajah, Klinik Mardiwaluyo, hingga RS Mardiwaluyo kota Metro dan sebagian pasien dirawat jalan, sementara beberapa lainnya menjalani rawat inap. Kejadian tersebut atas laporan masyarakat kini sudah ditangani oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas kesehatan kabupaten Lamteng dan BPOM provinsi Lampung.
Ketua LPA Lampung Tengah Eko Yuono, S.P., M.M., sangat apresiasi langkah tegas Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya untuk perintahkan menutup SPPG yang mendistribusikan MBG di 7 (tujuh) sekolahan yang berada di Kota Gajah. Jumlah sementara dugaan keracunan tersebut terdata resmi 100 siswa. Setelah dicek oleh Dinkes dan BPOM ke SPPG yang terkait didapat penyebab dugaan keracunan dari Makanan Bergizi Gratis dan di laporkan ke Bupati Lampung Tengah untuk dilakukan langkah penutupan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya korban keracunan, Dinas Kesehatan Lampung Tengah Pastikan Penanganan Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 100 Siswa tersebut.

