Kemudian, dirinya juga menjelaskan dan mengeluh jika anggaran yang dikelola sangatlah minim.
” Anggaran kami kecil, itu saja anggaran untuk bencana,” imbuhnya.
Sesuai penjelasan Kadis Sosial Kabupaten Lampung Tengah, terkait anggaran – anggaran tersebut tentu sangatlah miris. Akan tetapi, anggaran pokok lainnya cukuplah besar. Oleh karena itu, media ini meminta APH ( Aparat Penegak Hukum ) dapat memeriksa seluruh penggunaan anggaran yang di duga ada penyelewengan. Termasuk anggaran perjadin ( perjalanan dinas ) dan makan dan minum ( Mamin ).
Kedepan, tim media juga akan berkoordinasi membahas secara detail bersama LSM serta lembaga pengawas lainnya. Hal ini guna membuktikan jika anggaran – anggaran tersebut digunakan sebenar – benarnya.
Perlu diketahui, bahwa media ini belum menjabarkan anggaran – anggaran lain secara keseluruhan ditahun sebelumnya. Namun, jikapun diperlukan untuk membongkar dugaan korupsi, maka akan dilampirkan secara detail.
Pewarta : MS

