
Lampung Tengah – Sudah lebih dari empat bulan sejak pelantikan Welly Adiwantra menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, namun hingga kini, publik belum melihat gebrakan kinerja yang berarti dari sosok yang dilantik langsung oleh sang kakak ipar, Bupati Ardito Wijaya. Sabtu, (20/9/25).
Jabatan yang disandang Wely Adiwantra sebagai sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah sempat menjadi sorotan tajam masyarakat dan pertanyaan oleh pemerhati kebijakan publik pemerintahan daerah Lampung Tengah karena adanya relasi keluarga yang kuat dengan sang kepala daerah. Banyak yang menaruh harapan agar jabatan strategis tersebut bisa dijalankan secara profesional dan membawa dampak positif bagi roda birokrasi Lampung Tengah.
Namun, realitasnya di lapangan menunjukkan hal berbeda. Selama masa jabatan yang telah berjalan, kehadiran Wely Adiwantra sebagai Sekda dinilai belum menunjukkan peran signifikan dalam mendorong reformasi birokrasi atau program-program unggulan daerah. Alih-alih tampil sebagai motor penggerak pemerintahan, Wely justru terlihat lebih sering hadir dalam kegiatan kedinasan formal tanpa kontribusi kebijakan yang mencolok.
Beberapa pihak bahkan menyebut jabatan Sekda saat ini hanya menjadi pelengkap dalam struktur pemerintahan pasalnya diduga hanya menunggu perintah kakak iparnya (Bupati), tanpa pengaruh yang kuat dalam pengambilan keputusan. Tidak sedikit pula yang mempertanyakan independensi dan kapasitasnya dalam menyeimbangkan roda pemerintahan yang sehat dan profesional.

