3. Ora Mangan Kewan, tidak makan hewan . konsep Jawa mengajarkan bahwa hampir semua hewan di darat mempunyai rasa sakit dan mempunyai jiwa kecuali beberapa hewan di air. kita tidak pernah menemui hewan di darat yang menjumpai api tetap di terjang pasti dia akan menghindar artinya dia punya rasa sakit ,lain halnya dengan beberapa hewan air …bahwa hewan air hanya setingkat lebih tinggi dari tumbuhan dan tumbuhan tidak mempunyai rasa sakit.
Bagaimana perasaan Anda memakan daging makhluk hidup yang kematiannya menderita ?
Apabila hal ini diterapkan dengan ilmu kesehatan, ternyata memang hampir semua penyebab penyakit berasal dari makanan dari daging hewan didarat, jadi sekalipun orang Eropa mengenal vegetarian, kita sudah lebih dahulu melaksanakannya.
4. Ora Ngapusi, tidak menipu
Menipu adalah berbohong untuk menguntungkan diri sendiri atau untuk sebuah tujuan menguntungkan demi keinginan dan nafsu, apabila tidak pernah melakukan perbuatan menipu sudah pasti ketenangan hidup dan kebahagiaan akan selalu menyertainya.
5. Budhi lan Karya, berperilaku baik berpikir dan bekerja keras, walaupun sikap menerima selalu tertanam dihati namun bekerja keras dan berfikir untuk maju senantiasa dilakukan terus menerus.
6. Maca lan Maguru sepadha-padha, membaca dan mencari ilmu pegetahuan seluas-luasnya. Alam semesta adalah guru utama, semua makhluk hidup adalah guru, manusia di luar diri kita adalah guru, dengan menjadikan semua yang diluar diri kita adalah guru maka kita dapat menyerap semua hal dari sisi ilmu dan tidak sekali-kali meremehkan orang lain, siapapun dia.
7. Tenggang rasa, tepo sliro
Simpati dan bijaksana menghadapi makhluk diluar kita yang sedang menderita, sehingga kita bisa ikut merasakan dan membantu sebisanya, siapapun yang suka memberi, pasti dia mudah untuk menjadi kaya, karena memberi membuka pikiran aura tubuh untuk menjadi orang baik, mengerem kerakusan dan menetralkan badan dari energi negative sehingga peluang materi tertarik badan dari luar dapat mudah datang dengan sendirinya, sehingga tidak heran apabila anda sering memberi banyak muncul kebetulan yang mengarah pada rejeki.
Namun pada orang yang kikir , pelit dan hanya membelanjakan uang untuk kepentingan sendiri atau untuk pemuasan keyakinan sendiri tanpa rasa tulus mencintai orang lain maka dampaknya adalah kesusahan untuk mendapatkan peluang dan rejeki, untuk lebih mudahnya mulai sekarang dan 6 bulan ke depan silahkan dipraktekkan dan dirasakan perbedaannya.
8. Ngadohi Wong ala, kejem lan mbilaheni
Menjauhi orang yang jahat, kekejaman dan marabahaya, prinsip tidak ikut intervensi kepada orang lain dengan cara menjauhi dan menghindarinya jauh lebih baik daripada menasehati yang belum tentu diterima. (**)

