Ada Apa Bupati Lampung Tengah Sulit di Temui?, Kutip Ketua LSM LESPER

Lampung Tengah – Kepala daerah hasil pilkada 2024 adalah hasil dari perjuangan demokrasi, dimana Bupati dan wakil Bupati terpilih adalah hasil dari kemenangan pungutan suara terbanyak. Setelah terpilih dan dilantik dalam menjalankan tugasnya Bupati dan Wakil Bupati sudah seharusnya melepaskan ego politiknya untuk melayani seluruh masyarakat Lampung Tengah agar tidak terjadi kesenjangan dalam melaksanakan pembangunan yang adil dan merata.

Dampak politik pilkada kini masih terasa dengan adanya kebijakan kebijakan kepala daerah yang tampak terbelenggu oleh lingkaran politiknya. Mulai dari mutasi penempatan jabatan sampai menentukan kegiatan pembagian proyek pembangunan daerah Lampung Tengah diduga adanya bisikan bisikan lingkaran politik yang fragmatis tidak mencerminkan demokrasi produktif. Hal inilah yang menjadi kajian kebijakan publik oleh para pemerhati pembangunan daerah dan lembaga kontrol sosial untuk update informasi publik dalam perjalanan kepemimpinan.

“Saya sangat kecewa dengan perkembangan style kepemimpinan yang belum menampakkan progressnya, apalagi seorang bupati mau ditemui rakyatnya sangat sulit tidak sedang di tempat dihubungi tidak ada tanggapan yang dulu ikut berjuang memenangkan dalam kemenangannya di pilkada,” Kata Bustamhadi Ketua LSM LESPER.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *