
DGNews – Lampung Tengah | Proyek APBD adalah proyek-proyek pembangunan atau kegiatan yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disahkan oleh DPRD. Proyek-proyek ini mencakup berbagai bidang, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
Proyek APBD setiap tahunnya bisa berupa pembangunan jalan, jembatan, gedung sekolah, puskesmas, dan proyek infrastruktur lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ketua PWRI Lampung Tengah Ferry Arief merasa prihatin mendengar kasak kusuk tentang suara sumbang kopelan proyek APBD 2025 menjadi polemik dan perbincangan di kalangan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat dan para Lembaga Swadaya mayarakat sebagai fungsi kontrol sosial di kantor PWRI Lampung Tengah ketika memperbincangkan era kepemimpinan Bupati Ardito Wijaya dan Wakilnya I Komang Koheri yang mempunyai visi misi Berbenah menjadi tanda tanya.
Menurut Ferry Arief, imbas dampak politik pasca setelah dilantiknya kepala daerah kabupaten Lampung Tengah yang terpilih dari hasil pilkada 2024 dan seratus hari kerja, menurutnya sudah mulai tampak terbaca ombak dan arah angin kepemimpinanya.
Para pendukungnya yang merasa punya andil besar mulai merapatkan dirinya masing masing untuk dapat mendominasi turut mengatur proyek proyek APBD Lampung Tengah Tahun 2025. Sepertinya sarat dengan kepentingan politik. Bahkan diduga ada salah satu anggota DPRD Lamteng yaitu (RK) yang menjadi sorotan dan perbincangan publik punya andil besar untuk menata siapa saja yang akan diberi kopelan proyek. Bahkan tersebar rumor Kantor dan dinas dinas yang mempunyai kegiatan APBD, para pejabatnya bungkam tidak berani memberikan jawaban ketika ditanya soal proyek di instansinya.

