
Artikel | Masa bulan Ramadhan 1446 H/ 2025 umat muslim menjalani ibadah puasa tidak terasa sudah berjalan semakin mendekati hari raya idul fitri. Kebutuhan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi menjelang hari raya tentunya sudah mulai terasa. Dimasa situasi ekonomi sulit yang rata rata masyarakat berpenghasilan tidak menentu mengeluh sulitnya mendapatkan uang walau sudah berupaya bekerja keras.
“Yang berpenghasilan gaji tetap saja mengeluh apalagi bagi masyarakat yang terkena dampak PHK atau pekerja serabutan, ” Kata Tukang Sayur keliling.
Menyoroti banyaknya berita viral kasus korupsi yang terungkap hingga ratusan triliun yang dinikmati oleh segelintir para koruptor perampok uang negara yang rata rata para oknum pejabat, tentunya membuat geram rakyat yang taat pajak kesulitan ekonomi dan pekerjaan.
Apalagi berita terkini sangat terbuka di medsos banyak terungkap kasus korupsi dibeberapa sektor yang jumlah total korupsinya sangat fantastis hingga ratusan triliun sedang masyarakat bawah mengalami kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sandang papan pangan dan pendidikan anak.
Seperti Kasus korupsi Timah 271 triliun — Regina, S, D. “Sosok Helena Lim Crazy Rich PIK, Tersangka Kasus Korupsi Timah, Rugikan Negara Rp 271 Triliun.” Tribun Jabar. 27 Maret 2024.
Kasus Korupsi Pertamina — Korupsi yang belakangan ini ramai menjadi perbincangan menduduki posisi pertama dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 968,5 triliun. Awalnya Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut kasus korupsi di PT Pertamina mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 193,7 triliun pada tahun 2023.

