Dhaka, Bangladesh – Unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di ibu kota Bangladesh, Dhaka, berujung rusuh dan menyebabkan puluhan orang tewas. Seperti dilansir dari beberapa sumber, insiden pada Kamis (18/7) ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 32 orang menurut kantor berita AFP, sementara Reuters menyebutkan 13 orang tewas, dan BBC melaporkan 25 korban tewas serta ratusan lainnya luka-luka.dan menyebabkan puluhan orang tewas. Seperti dilansir dari beberapa sumber, insiden pada Kamis (18/7) ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 32 orang menurut kantor berita AFP, sementara Reuters menyebutkan 13 orang tewas, dan BBC melaporkan 25 korban tewas serta ratusan lainnya luka-luka.
Protes mahasiswa ini dipicu oleh kuota pekerjaan pemerintah yang dianggap tidak adil. Demonstran menuntut agar pemerintah berhenti menyisihkan 30 persen pekerjaan pemerintah untuk keluarga dari para veteran perang kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan tahun 1971. Meski sistem kuota ini telah dihapus oleh pemerintahan Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina pada tahun 2018, Pengadilan Tinggi Bangladesh menerapkannya kembali bulan lalu. Pemerintah Bangladesh telah mengajukan banding atas putusan tersebut dan Mahkamah Agung telah menangguhkan putusan Pengadilan Tin

