Tubaba Raih Penghargaan “Peduli HAM” di Puncak Peringatan Ke-76 Hari HAM Sedunia

Menurut Pigai “Ini merupakan legacy besar dan monumental dari Presiden Prabowo yang akan tercatat dalam sejarah Republik Indonesia.”

Sedangkan, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengingatkan pentingnya fokus pada masa depan dalam menyelesaikan persoalan HAM.

“Jangan terperangkap masa lalu, kita harus melihat ke depan soal permasalahan hak asasi manusia (HAM),” ujarnya.

Dalam peringatan Hari HAM Sedunia ini, Yuzril mengharapkan dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya isu-isu HAM yang menjadi agenda prioritas pemerintahan saat ini.

“Semoga peringatan malam ini menggugah kesadaran kita bersama akan pentingnya persoalan-persoalan HAM yang menjadi agenda pemerintah baru sekarang untuk kita majukan di masa depan,” imbuhnya.

Dia juga mejelaskan bahwa perayaan ini mempertegas arah pembangunan HAM di Indonesia melalui 15 program prioritas yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut mencakup berbagai aspek, seperti non-diskriminasi, kesetaraan gender, kebebasan beragama, hingga perlindungan kelompok rentan dan reforma agraria.

“Dengan langkah ini, pemerintah berkomitmen mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara yang menghormati dan melindungi HAM menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yusril Ihza Mahendra, Menteri HAM Natalius Pigai, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto, serta Gubernur, Bupati/Walikota Se-Indonesia.

Serta, turut hadir mendampingi Pj Bupati Firsada dalam kesempatan itu, Kepala Bagian Protokol dan Pimpinan Aulia Wibowo S.STP., M.Si, Kepala Bagian Hukum Budi Sugiyanto, S.H. M.H, dan jajarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *