Tragis : Rumah Kepala Kampung Gunung Agung Dibakar Amuk Massa Dipicu Satu Orang Tewas Diduga Buntut Masalah Bansos

Ada puluhan derigen BBM dan beberapa mobil di belakang rumah Kepala Kampung Gunungagung tersebut ikut terbakar. Diduga, gudang itu sudah lama menjadi tempat penampungan BBM dari SPBU.

“Memang sudah lama tempat penimbunan BBM dari SPBU. Semua masyarakat tahu bang. Tapi aparat berwajib tampaknya tutup mata bang,” kata seorang warga yang enggan namanya disebutkan.

Menerima laporan atas peristiwa itu Kabag Operasi Polres Lampung Tengah, Kompol Edy Qorinas bersama anggota Polres dan jajaran langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Kabagops, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra, situasi Gunungagung saat ini terkendali, dan massa telah membubarkan diri dan lalu lintas Jalur Lintas Timur Sumatra kembali lancar.

“Situasinya sudah dapat terkendali. Massa juga sudah berangsur bubar. Tapi Polisi masih berjaga di lokasi kejadian,” kata mantan Kasatreskrim Polres Lampung Tengah.

Salah satu warga setempat yang dimintai keterangan awak media mengatakan masyarakat geram melihat ulah aparatur kampung yang merampas hak orang miskin. Dia pun kesal karena bantuan dari pemerintah pusat untuk rakyat kecil justru dijadikan ladang bisnis untuk memperkaya diri sendiri.

Berdasar informasi yang digali oleh awak media dari pernyataan warga setempat, seluruh beras bansos yang dijual Kepala Kampung Gunung Agung lebih dari 50 ton. “Total sudah 4 kali Kepala Kampung Gunungagung menjual beras bansos, terakhir dia tepergok menjual 4 ton beras kemasan 10 kilogram ke Tulangbawang Barat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *