“Di sini memang udaranya sangat segar, fresh, dan bersih, dan itu bagus untuk kesehatan, untuk usia,” ucap Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan di Embuh MBH.
Setelah selesai berkeliling embung, rombongan bergerak menuju area Sumbu Kebangsaan. Di tempat yang dirancang sebagai poros utama kota baru ini, Menteri PUPR kembali menjelaskan kepada para menteri tentang visi besar yang melandasi pembangunan area ini. Dengan antusiasme, ia menggambarkan bagaimana Sumbu Kebangsaan akan menjadi simbol persatuan dan kemajuan bangsa.
Dari Sumbu Kebangsaan, Presiden Jokowi kemudian mengajak para menteri menuju Istana Negara, simbol kekuasaan eksekutif di IKN. Sebelum memulai peninjauan lebih lanjut, Presiden terlebih dahulu mengajak seluruh menteri untuk berfoto bersama di halaman Istana Negara. Momen ini diabadikan sebagai tanda kebersamaan dan komitmen mereka dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota yang modern dan berwawasan lingkungan.
Setelah sesi foto bersama, Presiden Jokowi mengajak para menteri berkeliling Istana Negara, memperlihatkan sejumlah ruangan penting yang kelak akan menjadi pusat kegiatan pemerintahan. Suasana santai namun penuh semangat tampak dari wajah para menteri yang terkesan dengan desain dan fasilitas yang disiapkan.
Rangkaian kegiatan pagi itu diakhiri dengan perjalanan menuju Istana Garuda, tempat berlangsungnya Sidang Kabinet Paripurna perdana di IKN. Di sini, para menteri bersiap untuk membahas berbagai agenda penting yang telah disiapkan.
“Ya yang pertama kita akan menjelaskan kembali mengenai IKN. Yang kedua, yang berkaitan dengan PMI (purchasing manager index). Yang ketiga, masalah lain-lain yang memang untuk keberlanjutan ini apa, transisi ini apa untuk disiapkan oleh semua kementerian. Itu saja kira-kira,” ucap Presiden.
Kegiatan pagi itu tidak hanya menjadi ajang tinjauan pembangunan, tetapi juga mempererat kebersamaan para pemimpin negara dalam mengawal transformasi besar yang sedang terjadi di IKN. ( ARSD )

