Prediksi Pilpres 2024 Akan Ada Potensi Kekecewaan, Siapa Yang Menang Dan Yang Kalah Harus Tetap Menjaga Keutuhan NKRI

Dalam rekam jejaknya prabowo pernah dua kali mencalonkan diri di Pilpres tahun lalu.Walau gagal namun semangatnya tidak pernah padam untuk mengikuti Pilpres 2024 dengan karakter yang berbeda. Prabowo terlihat semakin hati hati dewasa dalam bertindak. Kepribadianya seperti di rubah 90 derajat lebih sabar dan tenang walau sekali kali untuk meredam emosinya dialihkan dengan berjoget joget hingga menjadi viral dan semakin disukai oleh penggemar dan pendukungnya. Perubahan sikap Prabowo sepertinya setelah bergabung di Kabinet Jokowi menjadi Menhan. Bahkan waktu Pilpres tahun lalu menjadi rival politiknya yang sengit. Dan dengan jiwa kesatrianya Prabowo mengakui bahwa Presiden Jokowi adalah yang terbaik hingga Prabowo ingin meneruskan program program Jokowi bersama Gibran putra dari Presiden Jokowi yang dalam karirnya menjabat Wali kota Solo.

Dimata rakyat Indonesia tentunya Prabowo juga punya kekurangan di rekam jejaknya, seperti rekam jejaknya di peristiwa Semanggi dimana waktu itu banyak korban mahasiswa Trisakti dalam memperjuangkan Reformasi Prabowo dianggap punya peran penting dalam peristiwa tersebut. Jejak rekam yang di nilai melanggar HAM itu selalu muncul untuk menyerang Prabowo ketika masa Pilpres berlangsung.

Mencermati figur Gibran Raka Bumi tentunya rakyat Indonesia tidak asing lagi. Anak muda yang energik terpilh menjadi Wali Kota solo bukan hal yang mudah walau sebagai putra Presiden Jokowi. Perjuanganya tidak dibalik bayang bayang orang tuanya yang menjadi orang nomor satu di NKRI. Gibran murni dipilih rakyat solo dengan kemampuan sebagai kader partai yang diusung PDIP waktu itu menjadi kader termuda. Tidak diragukan lagi dalam memimpin Solo dan faktanya di pilih Prabowo untuk menjadi pasangannya di Capres 2024. Walau banyak para tokoh politik dan aktivis yang meragukan kemapuanya namun faktanya senior senior partai yang mengusung Prabowo menjatuhkan pilihannya ke Gibran. Artinya partai koalisi memperhitugkan bahwa Gibran mampu untuk menjadi magnet anak muda dalam memenagkan Pilpres 2024.

Jika dilihat kekurangan Gibran bisa dicermati dari rekam jejaknya yang dipersoalkan ijazah palsu pendidikanya yang menjadi isue strategis untuk menjatuhkannya Selain itu berdasar keputusan MK yang masih dipersoalkan oleh beberapa Aktivis dan tokoh politik serta para pakar hukum tentang keberadaan Gibran dengan usia mudanya  dianggap tidak memenuhi syarat. Namun keputusan MK sudah menjadi keputusan ketetapan hukum yang dimana Gibran dapat lolos karena Gibran pernah menjabat Wali Kota dan dalam ketetapan keputusan MK tersebut Gibran memenuhi syarat untuk menjadi Cawapres dari Prabowo.

Figur Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan pasangan Capres nomor urut tiga. Ganjar adalah seorang Gubernur Jawa Tengah. Kepiawaianya dalam berdiplomasi tidak diragukan lagi. Karir politiknya sangat bagus. Sebelum menjadi Gubernur Jawa Tengah, dia pernah menjabat anggota DPR RI. Konsep konsep programnya memimpin Jawa Tengah tidak diragukan lagi. Stylenya yang ke anak anak mudaan dan eksis di dunia medsos menjadi namanya semakin di kenal di dunia maya. Jug jugnya dalam pertemuan resmi selalu memberikan suasana segar. Piawai dalam bergaul dan berdialog dengan masyarakat maupun mahasiswa. Dalam rekam jejaknya yang berseliweran di Medsos Ganjar punya kekurangan dalam menyelesaikan sengketa di Wadas yang menjadi wilayahnya. Siapa yang tidak tahu masalah Wadas dan e-KTP yang rekam jejaknya selalu di eksploitasi oleh masyarakat yang tidak simpati dengannya.

Mahfud MD adalah tokoh nasional pakar hukum. Kepribadianya sangat di sukai oleh kalangan akademisi dan non akademisi. Stylenya yang kalem tenang dan cerdas ketika menelaah soal hukum negara sangat di sukai rakyat Indonesia. Tidak ada lagi yang diragukan di figurnya yang menjadi pasangan Ganjar di Pilpres 2024. Mahfud MD punya riwayat kepribadian yang bagus. Dalam kabinet era presiden Jokowi menjadi Kemenkumham sering membongkar kasus kasus korupsi dan HAM. Hal ini menjadi figurnya sangat diharapkan oleh rakyat Indonesia untuk memperjuangkan keadilan hukum. Namun namanya manusia pasti juga ada kekurangannya. Di jejak rekamnya banyak berseliweran di Medsos tentang Mahfud MD yang disayangkan idealisnya seperti luntur ketika menjadi calon Wakil Presiden pasangan Ganjar yang di usung lewat partai PDIP rakyat mulai banyak yang kurang simpati. Tentunya hal ini Mahfud MD sudah menjadi pekerja partai PDIP dianggap nantinya jika pasangan nomor urut tiga jadi akan mengikuti apa kata ketua partai bukan lagi figur Mahfud MD yang idealis, Agamis yang menjunjung tinggi Moralis.

Mengkaji tentang jejak rekam masing masing pasangan capres 2024 siapa prediksi yang akan jadi  secara data survei atau prediksi para peramal profesional sudah dapat di ambil kesimpulan walaupun pelaksanaan pemilihan tanggal 14 Februari 2024 belum di lakukan. Lepas ramalan dan hasil survei itu benar atau salah Wallahu A’lam Bishawab “hanya Allah yang mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Inti pada dasarnya siapapun yang menang harus didukung dan yang kalah jangan membuat kegaduhan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *