“Awalnya jam 15.30 Wib pemilik rumah Jumatin meninggalkan rumah untuk berangkat ke kebun, untuk mengantar minuman teh buat anaknya yang sedang berkebun yang jarak lahan kebun dari rumah lebih kurang 150 Meter dan saat tiba di kebun dengan lama waktu lebih kurang 30 Menit dan Tiba-tiba korban melihat kearah rumahnya terlihat asap yang mengepul kemudian korban dan anaknya langsung bergegas pulang kerumah dan saat tiba dirumah korban melihat api sudah menjalar keseluruh bangunan rumah dan melihat masyarakat sekitar sudah membantu memadamkan api dengan air yang disalurkan dari selang milik tetangga sekitar, dan api dapat dipadamkan namun bangunan sudah terbakar,” paparnya.
Ia menambahkan, musibah kebakaran tersebut terjadi diduga berasal dari kompor gas yang belum sempat dimatikan korban pada saat memasak air untuk buat teh anak korban.
“Kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi rumah ditaksir sekitar Rp.70 juta,” ujar Kapolsek.
Atas musibah yang menimpa dan sebagai bentuk kepedulian, ujarnya, ia bersama anggota memberikan bantuan sembako berupa beras dan telur.
“Semua ini untuk membantu meringankan beban terhadap korban yang terbakar rumahnya dan bentuk pelayanan cepat Polri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita,” Pungkas Iptu Irwanto.|(humas_tubaba).

