Polemik Kepengurusan Partai Golkar Lampung Tengah Membuat A. Junaidi Sesepuh Golkar Gunung Sugih Prihatin dan Angkat Bicara

Kondisi kepengurusan Partai Golkar Lampung Tengah saat ini sedang dalam proses transisi. Musa Ahmad, Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Tengah, telah habis masa jabatannya pada 30 Juli 2025, namun telah di-Plt-kan (Pelaksana Tugas) oleh DPP Partai Golkar. Keputusan ini menimbulkan kontroversi karena Musa Ahmad memiliki prestasi elektoral yang baik, dengan Partai Golkar berhasil meraih 13 kursi DPRD di Lampung Tengah di bawah kepemimpinannya.

Musa Ahmad menyampaikan kepada awak media bahwa keputusan ini akan menciptakan ketidak puasan dan rentan terjadinya conflig interest. Hanan A. Rozak telah terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lampung periode 2025-2030, namun belum ada informasi tentang susunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Lampung Tengah yang baru, masih menjadi perbincangan karena ada yang tidak bisa menerima kedudukanya.

Pengamatan sesepuh Golkar menambahkan bahwa setahu saya kepengurusan partai DPD II Golkar Lampung Tengah yang senior itu sekjen febriyantoni yang sangat lama di partai Golkar bukan berarti dia anak saya lantas membahasnya. Dalam menjalankan roda partai golkar saya tahu betul siapa saja orang orang yang mempunyai komitmen kuat untuk membesarkan Golkar di Lampung Tengah.

Di tahun 2024 hasil perolehan suara Golkar mendapat kan 13 kursi, merupakan bukti bahwa dengan pencapaian tersebut pucuk pimpinan legislatif dipimpin oleh Febriyantoni dari Fraksi Golkar.

“Sejarah mencatat saat itu ketua DPD II partai Golkar di pimpin Musa Ahmad dan Febri yantoni sebagai sekjen nya jangan sampai Golkar di Lampung Tengah ini terpecah belah oleh kepetingan pribadi karena salah satu nya pendiiri Golkar yg berdarah darah adalah saya pada tahun 1989, ” Kilas Sesepuh Golkar A. Junaidi

Pesan saya jaga marwah partai Golkar dan jangan dijadikan kepetingan pribadi dan jangan lupa sejarah di Golkar ini. Jangan anak yang baru saja berkecimpung di dunia politik mau memecah belah kan Golkar partai besar ini di republik ini.

Mencermatii polemik dimasa transisi ditubuh Golkar tersebut saya merasa sedih dan tidak terima jika ada permainan kotor dan saya meminta kepada DPP, DPD I Lampung untuk persiapan musda DPD II partai Golkar Lampung Tengah jangan sampai ada keributan dan saya berharap jaga keamanan dan ketentraman di kampung saya Gunungsugih karena kini keadaan Lampung Tengah sedang mengalami banyak permasalahan.

“ini sekedar masukan untuk DPP dan DPD apalgi tidak terasa waktu berjalan akan pesta demokrasi lagi tetap jaga keutuhan partai berlambang pohon beringin,” Pungkasnya A. Junaidi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *