Podcast Ramadhan Bersama dr. Gizi RSU MMH : Makan Sahur Dengan Mie Instan Apakah Berbahaya, Ini Penjelasanya!!!

Eksklusif RSU MMH Lampung Tengah| Kali ini Host Yoga diacara podcast MMH bersama dr. DR. Muningtya Philianisa Alam, M.Gz, Sp.GK RSU Mitra Mulia Husada (MMH) Bandarjaya Timur Lampung Tengah akan membahas “Apakah Sahur dengan mie instan dapat berbahaya?”. ini penjelasannya.

https://ptmediadirgantaranews.com/gus-masykur-berikan-tauziah-di-rsu-mitra-mulia-husada-anjurkan-banyak-ibadah-di-bulan-ramadhan/

https://youtu.be/ZMPcrtkUB1A?si=PBdSnCCBGR9YR-jL

Menurut dr. Muningtya bukan berarti menjelekan produk mie instan, ini akan mengkaji berdasar ilmu kesehatan. Mie instan jika dipakai sahur tentunya akan berbahaya bagi kesehatan karena tidak memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Selain itu, mie instan juga dapat meningkatkan resiko berbagai penyakit. Mie instan mengandung simpel karbohidrat jadi karbohidratnya simpel jika di konsumsi nanti akan langsung diubah menjadi glukosa atau zat gula. Jika tidak digunakan olahraga atau untuk kerja dia tidak akan menjadi energi tapi dia akan disimpan dalam bentuk lain dalam tubuh. Yang kedua dia tinggi natrium dari bahan pengawetnya. Dampaknya dapat menimbulkan hipertensi atau tekanan darah tinggi dan kanker dari bahan pengawetnya.

Makan Mie Instan saat Sahur Boleh-Boleh Saja, Asalkan …

Dalam kondisi mendesak, bisa konsumsi mie instan saat sahur. Asal menambahkan bahan lainnya, seperti telur, sayuran dan daging. Kami sebagai dr. Gizi menyarankan agar konsumsi mie instan juga diimbangi dengan sayuran yang setara dengan mi instan itu sendiri. Mengkombinasi memilih sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, tomat, wortel, mentimun, dan sebagainya.

Dengan menambahkan sayuran, maka asupan zat besi, vitamin, antioksidan, dan berbagai mineral penting lainya akan membuat tetap fit selama menjalani puasa. Sayuran pun akan membuat kesehatan terjaga, sebab kandungan nutrisinya akan melawan radikal bebas, memastikan produksi sel darah merahmu tetap normal, dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Apabila masih terasa kurang, dapat di tambahkan daging ayam, daging sapi, ikan, atau telur ke dalam mie instan tersebut agar kandungan lemak dan proteinnya tercukupi. Namun, kami lebih menyarankan agar mengutamakan sajian sayuran terlebih dahulu yang lebih mudah dan lebih berkhasiat untuk merawat kesehatan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *