Purna bakti, kata Kapolres, bukanlah akhir dari pengabdian, tetapi sebuah awal dari fase baru dalam kehidupan.
“Saya berharap, rekan-rekan yang purna bakti dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Jangan berhenti untuk memberikan manfaat, meski sudah tidak mengenakan seragam Polri,” imbuhnya.
Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada seluruh personel yang masih aktif untuk menjadikan para senior yang sudah purna bakti sebagai teladan dalam bekerja dan menjalani kehidupan.
“Nilai-nilai pengabdian yang telah mereka tunjukkan seharusnya menjadi panutan bagi kita semua, agar kita selalu menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi tinggi,” tegasnya.
Adapun 19 personel Polres Lampung Tengah yang diwisuda pada hari ini, yaitu Purnawirawan AKBP Inderi, Kompol Tarmuji, Kompol Rahmin, Kompol Yuswantoro, Kompol Sayidina Ali, AKP M. Ali Mansyur, AKP Abri Firdaus dan 12 personel lainnya.
Setelah prosesi wisuda, acara dilanjutkan dengan Upacara Pelepasan Purna Bakti yang diawali Tradisi Pedang Pora, oleh para perwira Polres Bengkayang dan pengalungan syal serta pemberian cinderamata oleh Kapolres Lampung Tengah.
Suasana haru menyelimuti acara tersebut saat pemberian ucapan selamat oleh seluruh personel Polres Lampung Tengah kepada para wisudawan.
Upacara Wisuda dan Pelepasan Purna Bakti ini merupakan simbol penghormatan dan penghargaan dari Polres Lampung Tengah atas pengabdian personel Polri dalam menjalankan tugas serta baktinya kepada masyarakat, Bangsa, dan Negara. (Humas LT)

