“Menurut Ferry Arief, Kinerja Kepala Daerah seharusnya mempertimbangkan aspek aspek general dan terstruktur agar terkesan tidak pencitraan namun betul betul berbenah Lampung Tengah sesuai dengan slogan visi misinya. Jika pembangunan tata kota saja terlihat semrawut tidak tertata dan tidak terpelihara dengan baik ini juga akan mempengaruhi penilaian kinerja secara keseluruhan,” Ungkapnya
Menurut penilainya dalam melanjutkan pembangunan daerah, program program sebelumnya perlu di tindaklanjuti di evaluasi dan di lanjutkan agar ada pola pembangunan daerah yang sustainable dan akuntabel. Contoh infrastruktur jalan di wajah kota masih banyak yang berlubang memberikan kesan tidak adanya pembangunan tata kota. Apalagi yang ada di pelosok Plosok?.
“Saya sebagai putra daerah prihatin melihat wajah kota Lampung Tengah tampak terlihat semrawut dan tidak tertata serta kurang terawat dengan baik bukan tanpa dasar alasan, karena dahulu wajah kota Lampung Tengah selalu dapat pujian dan kini setiap ada tamu dari luar daerah di kantor kami DPC PWRI Lampung Tengah selalu membahas tentang wajah tata kota yang tidak menarik lagi dan tidak memberi kesan Indah nyaman dan asri,” tutupnya. (*)

