Pertanyaanya apakah seorang caleg tidak perlu biaya dalam mensosialisasikan dirinya?. Pastinya seorang caleg punya tanggungjawab mempromosikan dirinya bisa lewat media Baliho, sticker, media surat kabar online/cetak, biaya saksi dan sosialisasi langsung tatap muka dengan masyarakat calon pemilih. Beban untuk mensosialisasikan ke masyarakat kepada calon presiden yang di usung partainya juga menjadi tanggungjawabnya dan partai. Makanya dimungkinkan money politik terselubung atau blak blakan akan bisa saja terjadi karena kompetisi yang sangat ketat dalam meraih suara jadi.
Masyarakat sekarang juga sudah cerdas dalam menentukan pilihannya. Dalam strategi para caleg untuk mendapatkan dukungan suara di masyarakat melawang datang ke rumah rumah sebuah keluarga ataupun sosialisasi ke komunitas menjadi strategi untuk meminimalisir pembiayaan. Namun cara inipun bisa saja strategis bisa jadi tidak strategis, jika dilakukan ketika waktu masa masa pemilu. Masyarakat akan lebih melihat kiprahnya sehari hari seorang figur caleg yang humanis dan banyak memberikan asas manfaat kepada warga masyarakat atau komunitas.
Mencermati pemilu 2024 akan menjadi kerja keras para caleg dan partai pengusung Pasangan calon presiden untuk dapat meraih kemenangan. Selamat berjuang bagi para caleg dan partai untuk berjuang terhadap nasibnya dan Nasib Bangsa Indonesia.

