Menurut orang nomor satu di Kaltim ini mengatakan pembangunan IKN membutuhkan waktu lama, sekitar 10-30 tahun.
Oleh karena itu, IKN memerlukan infrastruktur yang memadai.
Keberadaan pengusaha dan investor sangat penting bagi Provinsi Kaltim.
Selain membantu pengembangan IKN, mereka juga mendukung penyerapan tenaga kerja di Kaltim.
“Yang penting, bukan hanya menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kasar, tetapi juga untuk tenaga profesional,” tambahnya.
“Seperti ibu kota baru di negara-negara besar, IKN akan menjadi kota digital di masa depan,” pungkasnya.
Pembangunan IKN Nusantara merupakan upaya pemerintah untuk mengusung pembangunan ekonomi yang inklusif, dengan menyebarluaskan magnet pertumbuhan ekonomi baru, sehingga tidak hanya bertumpu di Pulau Jawa semata.
IKN Nusantara sekaligus wujud pengarusutamaan simbol identitas bangsa, green economy, green energy, smart transportation, dan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif sebagai milestone transformasi besar bangsa Indonesia
( ARYA ARSD )

