
Berita |Artikel |Opini |Jurnal
Lampung Utara – DGNews – Pasalnya pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Pawaka Jaya dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2024 senilai Rp.399.372.000 dengan volume 370 meter. Pekerjaan dengan rincian lapen sepanjang 120 meter,yang dikerjakan dalam waktu 120 hari kalender tersebut, diduga tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan oleh dinas PU kabupaten Lampung Utara Rabu(26/06/2024).

Jurnalis media pena hukum Rico Rivaldi,S.H melakukan investigasi langsung melihat kondisi gelar hotmic tersebut, dirinya melihat langsung pengerjaan pengeresan jalan tersebut. Dirinya menemui pihak konsultan sdr.Hendra dan menanyakan spesifikasi ketebalan aspal hotmic tersebut. Dijelaskannya oleh sdr.hendra selaku konsultan bahwa untuk spesifikasi ketebalan aspal hotmic jalan tersebut adalah 3 cm, namun fakta di lapangan setelah dilakukan pengukuran bersama konsultan dan disaksikan petugas pengawas Dinas PU Lampung Utara,dengan menggunakan sebatang besi lalu diukur dengan menggunakan meteran ternyata ketebalan aspal tersebut hanya kurang lebih 1-2 cm saja.
Bagaimana cara memberantas tikus sawah?. Baca Berita Aktual Lainnya…
Kemudian sdr.Hendra memberikan instruksi agar pekerjaan dihentikan untuk sementara waktu dan memanggil pihak dari pengawas CV Pawaka Jaya sdr.losep untuk meminta diperbaiki.
Lalu pihak pengawas CV Pawaka Jaya dan konsultan menemui saudara Rico Rivaldi untuk berdialog terkait permasalahan itu.
“Bang nanti kita perbaiki mana yang kurang tebal,konsultan sudah mengizinkan bisa dilanjut pekerjaan ini nanti aspal nya beku bang”tutur saudara losep sebagai pengawas dari pihak CV.pawaka jaya tersebut “.ucapnya
Lalu saudara Rico Rivaldi,S.H menyampaikan bahwa dirinya tidak menstop pekerjaan ini,tetapi yang memberhentikan sementara pekerjaan ini adalah dari pihak konsultan yang ditunjuk langsung dari dinas PU kabupaten Lampung Utara.

