“Selain dokter dari RS Dr. R. Hardjanto, Yayasan juga membawa dokter bedah mulut dan Maksilfasial yang handal dari Bandung dan Jakarta, sehingga banyak penderita bibir sumbing yang berminat dan turut serta mendaftar untuk operasi,” jelas Dokter Abituren Sepa PK 2004.
“Para pasien dan pendamping begitu senang mendapat kesempatan ini, apalagi tadi dijenguk oleh Bapak Pangdam dan Kasdam serta rombongan Perwira Abituren Akabri 1994 (TNI – POLRI),” imbuhnya.
Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, S.Sos saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan membenarkan adanya kegiatan bakti sosial tersebut.
“Memang benar bakti sosial Operasi Bibir Sumbing ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka 30 tahun Darmabakti Abituren Akabri 1994 (TNI – POLRI). Selain Operasi Bibir Sumbing, juga dilaksanakan bakti sosial Operasi Katarak, pengobatan massal, khitanan massal, donor darah, pembagian sembako dan pembuatan sumur bor untuk masyarakat di satuan korem dan kodim jajaran Kodam VI/Mulawarman,” jelas Kapendam.
Selain penjelasan dari Kapendam, Kabidhumas Polda Kaltim Kombes Pol Artanto, S.Ik, M.Si, menjelaskan “Akabri 94 yang bertugas di Polda Kaltim yaitu Kabid Humas, Dirreskrimum, Dirlantas dan Dirsamapta Polda Kaltim, kegiatan baksos ini merupakan Peduli Akabri 94 (TNI – POLRI) terhadap masyarakat yg membutuhkannya, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Artanto.
Lawatan Pangdam ditutup dengan pemberian sembako secara simbolis oleh Pangdam dan rombongan kepada pasien Operasi Bibir Sumbing.
( ARYA ARSD )

