Motif Pembunuhan, Kasat Reskrim Polresta Pati Berhasil Tangkap Enam Pelaku

Tersangka berinisial MA merasa kehilangan HP-nya, lalu 2 Tersangka lainnya pergi ke Alun-Alun Juwana menemui Korban yang sedang nongkrong untuk menanyakan terkait HP itu.

“Saat ditanya, Korban menjawab tidak tahu, lalu tersangka inisial MH meminta untuk ikut ke Kost dan sepanjang perjalanan di tanyakan mengenai HP.

Sampai di dekat pertigaan sukun.” Korban tiba-tiba lompat dari motor dan berlari ke arah Musholla. Tetapi tersangka inisial MH yang membonceng berusaha mengejar namun tidak terkerjar.

“Kemudian, Tersangka inisial MH menghubungi keenam temennya untuk menyebar mencari.” Hingga kemudian korban ditemukan di sebuah gang di Desa Growong Lor Kecamatan Juwana.

Korban dipukuli oleh lima tersangka dengan tangan kosong dan juga batu.” Sehingga korban tidak sadarkan diri.

Maka para tersangka panik, lalu Tersangka YD datang dan keenam temennya membantu membuang jasad ke Sungai Silugonggo di bawah Jembatan Pantura Juwana.

“Dalam motif pembunuhan tersebut, menurut pengakuan para Tersangka karena kesal korban tidak mengaku saat ditanya terkait Handphone dari salah satu tersangka yang hilang”, kata Kasat Reskrim Polresta Pati dihadapan awak media, Jumat (19/4/24).

Kompol M. Alfan menambahkan, atas kejadian tersebut keenam tersangka telah ditahan di Sat Reskrim Polresta Pati dan barang bukti di sita berupa tiga unit motor, pakaian tersangka yang dipakai saat kejadian beserta dompet korban

“Pelaku akan disangkakan dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Subs 170 ayat 2 ke-3 tentang kekerasan secara bersama-sama menyebabkan mati”, tutup Kompol M. Alfan. (@Gus Kliwir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *