Menurut M. Firsada, acara ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan di tingkat tiyuh.
“Melalui gelar teknologi tepat guna nusantara ini, berbagai inovasi dan teknologi yang dapat memajukan sektor-sektor penting di tiyuh dipamerkan dan dapat diadopsi oleh daerah-daerah lain,” kata Pj Bupati.
“Kita semua berharap bahwa inovasi-inovasi tersebut dapat benar-benar bermanfaat dan membawa perubahan positif yang nyata bagi pembangunan di tingkat tiyuh,” imbuhnya.
M. Firsada juga mengungkapkan bahwa inovasi dan kreativitas merupakan kunci utama dalam membawa perubahan yang signifikan dalam pembangunan. Untuk itu, Dia mengajak seluruh stakeholder terkait untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terciptanya inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi seluruh warga tiyuh.
“Penghargaan yang diterima ini akan menjadi motivasi kita untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi yang dapat mengangkat martabat dan kesejahteraan masyarakat di tingkat tiyuh, serta memotivasi banyak pihak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dr (HC) Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., dan dihadiri oleh gubernur, bupati/walikota, dinas PMD provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, serta para inovator seluruh Indonesia

