Festival musik tradisi Indonesia ini menampilkan beragam musik tradisi dari festival ini akan diisi penampilan belasan kelompok musik tradisi dari berbagai provinsi, seperti Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Lampung sebagai tuan rumah. Tak hanya itu, panggung RECAKA juga akan menghadirkan delegasi budaya dari Australia, Thailand, dan Singapura dalam bentuk performing arts exchange.
“Semua dirancang agar festival ini bukan sekedar tontonan, tapi juga menjadi ruang edukasi, partisipasi, dan inspirasi, khususnya bagi generasi muda,” ujar Putra Agung Koordinator Media Recaka.
Etno groove Recaka 2025 yang digelar 20 – 22 Juni 2025 menghadirkan pameran organologi, lokakarya musik tradisi, forum budaya, hingga pasar seni rakyat yang melibatkan pelaku UMKM berbasis budaya. Semoga terselenggaranya acara ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya sebatas pada narasi pelestarian, melainkan juga menjadikannya pilar strategis pembangunan bangsa. (*)

