Ketua Partai Umat Lampung Tengah Apresiasi Program Yang Disampaikan Anis Dalam Debat Capres Sangat Mendasar Dan Tersetruktur

Di sesi Ganjar diberikan kesempatan waktu untuk bertanya kepada Anis tentang Bansos, Anis memberikan jawaban Bansos harus di salurkan berdasarkan data dan kebutuhan yang bisa digali dari RT, RW, LKM Desa, Karang Taruna untuk dicocokan dengan data yang sudah di input. Jika penyaluran itu lewat transfer itu menurut Anis tidak sepakat, kalau bisa dapat diberikan langsung tunai agar masyarakat dapat menggunakanya langsung untuk kebutuhannya. Dalam menjalankan program untuk kepentingan rakyat seharusnya Pemerintah jangan pelit, apalagi untuk pendidikan jangan pelit. Program Bansos jangan dibagikan dijalan jalan. Semestinya dengan berdasar data yang baik dan akurat dengan tahu jumlah dana dan jumlah penerima bukan pemberi bansos akan tepat sasaran.

Di kesempatan sesi waktu menjawab Prabowo menannyakan balik soal program unggulan Ganjar tentang internet gratis sat set dengan Memberi makan gratis lebih penting mana?. Menurut prabowo memberi makan gratis akan lebih penting dan asas manfaatnya lebih besar karena makan merupakan kebutuhan hidup sehari hari. Di soal disabilitas Ganjar memberi jawaban kepada Prabowo tentang program tersebut harus  jelas dan akurat dimana tempatnya, berapa jumlahnya dan apa kebutuhannya, sehingga disabilitas akan dapat diketahui keberadaanya untuk diberikan perhatian. Tidak kurang bahan bagi Prabowo menjawab bahwa dirinya juga sudah berbuat sesuatu untuk penyandang disabilitas. Misal memberikan kesempatan atlit atlit disabilitas untuk berprestasi.

Anis dalam hal ini sangat piawai dalam memaparkan program programnya dan menjawab pertanyaan dari Paslon lainnya. Kuncinya semuanya harus berpegang pada berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dan mengedepankan etika.

Di sesi akhir acara dalam memberikan kalimat penutup masing masing Capres menyampaikan narasinya dan dalam narasi 02 dan 03 terselip kata Perubahan. Hal ini menjadi bahan Muhamin di konfrensi Pers Pasca debat untuk digunakan alat serangan mental kepada paslon (02) dan paslon (03) sebagai bahan renungan dirumah yang dianggap Muhaimin cawapres  pasangan Anis Bawesdan (01) menjustis bahwa pasangan (02) dan (03) sudah terjebak mengikuti gagasan paslon (01).

Febio Testi Ketua Partai Umat Lampung Tengah dan juga caleg DPRD Provinsi Lampung ketika mencermati debat Capres merasa sangat puas dengan pemaparan program program Paslon (01)  dan penjelasan jawaban atas tanya jawab pertanyaan Prabowo – Ganjar.

“Saat ini kami sangat prihatin dengan adanya pajak pajak yang di terapkan oleh Pemerintah kepada rakyat. Penghasilan pajak negara itu dari rakyat, dan banyak terjadi korupsi dalam anggaran pembangunan mulai dari pemerintahan desa  sampai pemerintahan pusat sarat potensi penyimpangan uang negara. Peraturan yang sangat memberatkan rakyat dan pengusaha besar maupun kecil harus di evaluasi di era Jokowi. Penerapan peraturan pajak harus di lakukan peninjauan ulang agar rakyat tidak dijadikan sapi perah. Kami berharap jika Pak Anis Bawesdan jadi Presiden 2024 dapat meninjau ulang peraturan Pajak kepada rakyat. Dan kami dukung penuh untuk Anis Bawesdan Presiden 2024”, Ungkap Febio Testi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *