Ketua LSM LESPER Ingatkan Berbenah Lampung Tengah Harus Good Governance

Infrastruktur Memadai:
Pembangunan infrastruktur yang baik, seperti jalan, jembatan, jaringan telekomunikasi, dan fasilitas umum lainnya, akan mendukung konektivitas dan meningkatkan aksesibilitas antar wilayah.

Iklim Investasi yang Kondusif:
Menciptakan iklim investasi yang menarik bagi investor, baik domestik maupun asing, akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah.

Inovasi:
Mendorong inovasi dalam berbagai sektor, termasuk teknologi, pertanian, dan pariwisata, akan meningkatkan daya saing daerah dan menciptakan produk-produk unggulan.

Partisipasi Masyarakat:
Melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, akan memastikan bahwa pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Keadilan dan Kesetaraan:
Memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, dengan memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pemerataan ekonomi dan akses terhadap fasilitas publik.

Pengelolaan Lingkungan:
Pembangunan berkelanjutan juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, dengan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Pesan Agus LESPER, Pejabat pemangku kebijakan Lampung Tengah harus mengerti dan memahami serta menerapkan, PETUWO LIMO (Filsafat nenek moyang) penduduk lokal yaitu :

  1. Nemui nyimah ( ramah tamah)
  2. Nengngah nyappur ( tidak membeda beda kan, di dalam pergaulan)
  3. Sakai Sembayan ( tolong menolong)
  4. Pi’il, Sengngirei ( beradab)
  5. Bejukuk Be’ad’ek ( rasa mencintai dan, adat istiadat Senin budaya Lampung Tengah).

“Berbenah Lampung Tengah harus menciptakan iklim Pemerintahan yang baik, kondusif, inovatif, cerdas, transparan dan tidak alergi dengan kritik membangun yang disampaikan oleh masyarakat,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *