Beberapa warga memberikan komentar terkait kejadian tersebut:
- Siti Aminah (38 tahun), pemilik kebun singkong yang menjadi tempat babi berlari masuk: “Saya lagi sedang menyiram tanaman tiba-tiba mendengar suara besar seperti ledakan. Ketika keluar rumah lihat banyak babi berlari masuk ke kebun saya, beberapa sudah memakan daun singkong saya. Saya khawatir tanaman saya yang sudah hampir panen akan banyak rusak.”
- Joko Susilo (42 tahun), warga yang berada di dekat lokasi kejadian: “Saat itu saya sedang menunggu teman di pinggir jalan, tiba-tiba truk itu langsung terguling. Untung saja tidak ada mobil lain yang terkena dampak. Kita semua langsung membantu menyelamatkan sopirnya dan mencoba menangkap babinya, tapi mereka lari terlalu cepat.”
- Rina Dewi (35 tahun), pedagang makanan di dekat lokasi: “Lalu lintas jadi macet parah, banyak kendaraan yang harus balik arah atau mencari jalan lain. Beberapa pengemudi malah berhenti melihat-lihat dan membuat kerumunan, jadi semakin sulit untuk mengatur arus jalan.”
Tim gabungan dari Satlantas Polres Lampung Tengah, Babinsa Koramil Terbanggi Besar, dan beberapa warga sukarelawan saat ini tengah melakukan upaya intensif untuk menangkap babi-babi yang kabur. Beberapa babi sudah berhasil ditangkap dan ditempatkan kembali dalam kandang sementara yang dibuat di lokasi. Selain itu, pihak terkait juga tengah melakukan koordinasi dengan pemilik truk untuk menangani kerusakan yang terjadi dan mengganti jalan yang terkena dampak dari tumpahan material di bak truk.
“Kita mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari lokasi kejadian sementara atau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Raya Terbanggi Besar-Kayu Agung. Tim kita akan terus bekerja hingga lokasi benar-benar bersih dan lalu lintas kembali normal,” ujar AKP. Heru Prasetyo, Kasat Lantas Polres Lampung Tengah.
“Kurniawan Gusrizal,S.pd”

