Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan, baik berupa tindak kriminalitas maupun isu hoaks yang dapat memicu keresahan. “Jika menemukan informasi yang tidak jelas atau memicu konflik, segera laporkan kepada kami atau tokoh setempat. Jangan mudah terpancing oleh berita yang belum terbukti kebenarannya,” tambahnya.
AKBP Supriyanto juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dari ancaman kriminal, seperti pencurian, peredaran narkoba, serta aksi premanisme yang seringkali memanfaatkan situasi keramaian politik. “Kami mengandalkan kerjasama masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan damai. Dengan adanya laporan cepat dari warga, kami bisa bergerak lebih efisien,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya ini, Polres PPU akan meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan serta menggelar pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan pelaksanaan Pilkada dan Pilgub 2024 berjalan dengan aman dan lancar. Kapolres berharap, dengan semangat kebersamaan dan kesadaran bersama, Kabupaten PPU dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan demokrasi berlangsung.
Dengan demikian, komitmen Polres PPU dalam mengawal pelaksanaan pemilu serentak ini diharapkan dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang semakin kondusif, sekaligus memastikan masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya tanpa tekanan maupun gangguan.
( ARSD )

