Kapolres Paser dan Dandim 0904/PSR Gelar Pertemuan Terkait Kasus Kekerasan di Muara Komam

Ketua Dewan Adat Dayak Kota Balikpapan, dr. Abriantinus, mengimbau agar tidak menyebutkan suku pelaku dalam kasus ini untuk menghindari potensi konflik SARA. Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Paser, Midin, meminta agar masyarakat suku Dayak dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, menegaskan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh senjata tajam, bukan penembakan. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing provokasi, terutama dari video yang beredar luas di media sosial. “Kami dari Polres Paser, dengan dukungan Polda Kaltim, sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan proses penyelidikan intensif. Kami mohon dukungan dari Dewan Adat Dayak untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0904/PSR, Letkol Inf. Ary Susetyo, mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Ia juga meminta Dewan Adat Dayak Kaltim membantu meredam situasi di masyarakat guna mendukung stabilitas keamanan wilayah.

Dewan Adat Dayak Kaltim menegaskan dukungannya kepada Polres Paser dalam menyelesaikan kasus ini secara hukum. Mereka juga berjanji untuk membantu meredam potensi aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi menjelang Pilkada Serentak 2024.

Selama pertemuan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Polres Paser dan Kodim 0904/PSR terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Paser serta mencegah konflik yang berpotensi terjadi di Kalimantan Timur.

( ARSD )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *