Huru-hara IPSI Lampung Tengah, diduga melibatkan Oknum Pengurus IPSI Provinsi Lampung

Dan salah satu pengurus IPSI yang mewakili IPSI provinsi menyebutkan bahwa acara yang berlangsung kemarin ialah acara Musprov/ Musyawarah Provinsi dikarenakan tidak sanggupnya Panitia Yang dibentuk IPSI lampung tengah tahun 2023 dalam menyelenggarakan Musyawarah tersebut yang telah dijadwalkan oleh IPSI provinsi, tetapi banyak kejanggalan terjadi pada acara tersebut dikarenakan Tatib yang dibuat oleh IPSI Provinsi menuliskan acara tersebut bertulidkan Muscab IPSI Lampung Tengah dan Baliho yang terpasang dalam acara tersebut bertuliskan Muscab IPSI Lampung Tengah, sehingga pesertanyapun seharusnya memang ketua-ketua perguruan yang ada dan telah disepakati pada panitia MUSCAB IPSI 2023 sebanyak 33 perguruan pencak silat.

Panitia terkesan menumburkan sesama Anggota IPSI yang selama ini mengisi dan bersama membesarkan IPSI lampung tengah, dengan adanya 24 perguruan saja yang memiliki hak suara dan mendapatkan undangan pemilihan dimuscab tersebut. Sehingga konflik ini terus berkembang sehingga terjadinya perpecahan dalam badan IPSI Lampung tengah.

Dalam hal ini pihak panitia terkesan menutup mata dan menyerahkan segala sesuatunya dibuat oleh Provinsi, tetapi tidak adanya musyawarah antar sesama pengurus dan ketua -ketua perguruan sebelum Muscab dan pemilihan tersebut, bahkan beberapa ketua perguruan yang diundang dalam Muscab tersebut diundang secara mendadak dalam tempo H-2 acara sehingga klo merujuk AD/ART dari IPSI itu sendiri, dan sudah melanggar kesepakatan bersama yang dibuat oleh PB_Ikatan Pencak Silat Indonesia yang diketuai oleh Presiden Terpilih Indonesia 2024-2029 Bapak Jend.Purn. Prabowo Subianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *