Kebersamaan dalam rangka membangun rasa peduli diwujudkan dengan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kehidupan kepada setiap insan Pers untuk berfikir menggunakan akal dan pikiran yang sehat guna bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa Indonesia khususnya warga masyarakat kabupaten Lampung Tengah yang hiterogen.
Rasa syukur bersama antara KSB dan Anggota di gelar Nyeruwit bersama di Kantor DPC PWRI Lampung Tengah yang beralamat di Gunung Sugih jalan lintas Sumatera sekalian untuk memperingati hari ulang tahun PWRI yang ke 23 tahun, Minggu (21/9/2025).
Ferri Arief sebagai Ketua disela sela acara menyampaikan bahwa acara syukuran Nyeruwit bersama atas gagasan bersama pengurus dan anggota untuk mempererat tali silaturahmi.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan rekan yang tergabung dalam wadah media PWRI mempunyai semangat tinggi untuk menjaga nama baik PWRI dan fungsi media sebagai kontrol sosial dan publikasi pemberitaan harus tetap mematuhi UU dan kode etik Jurnalistik,” ungkap Ferri Arief
Kritis dalam menjalani profesi jurnalis bukan berarti bersebrangan dengan Pemerintah daerah Kabupaten Lampung Tengah, namun sebagai Lembaga Independent sangat wajar dan normatif jika pemberitaan berdasarkan fakta baik di release baik, buruk di release buruk.
Media harus punya prinsip kuat dan jangan berprilaku sebagai media yang menjalankan tugasnya dapat menciderai Marwah wadah media atau perusahaan media tempat bernaung dengan mencari keuntungan pribadi, tidak profesional, tidak punya karya jurnalis dan cenderung bermodal kartu KTA tidak punya kontribusi karya jurnalistik dengan menakut nakuti Nara sumber yang diliput sehingga muncul persepsi yang tidak baik di masyarakat.
“Jalankan peran dan fungsi media yang tetap taat dan patuh terhadap undang – undang yang memayungi,” tutup dewan penasehat. (*)

