Sementara itu, minat terhadap penyelenggaraan TWB 2024 sudah mencapai 2.500 pendaftar dari sejumlah wilayah di Indonesia. Dari seluruh kategori yang ada, kategori Pemula mendominasi kelompok pendaftar TWB 2024. Para pengusaha muda baru ini diharapkan dapat membawa ide-ide usaha baru yang segar. Selanjutnya disusul oleh kategori Rintisan, kategori Berdaya, dan kategori Santri.
Ricky menjelaskan, BSI secara berkelanjutan terus mendorong pemberdayaan sektor UMKM di berbagai wilayah di Indonesia dengan beragam program yang disediakan, mulai dari pembiayaan, digitalisasi layanan, hingga pengembangan kewirausahaan.
Perseroan juga memberikan pembinaan hingga perluasan akses ke pasar global. Melalui pendekatan berbasis nilai syariah, BSI mendorong inklusi keuangan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dengan mendukung UMKM naik kelas.
“Fokus BSI pada pemberdayaan UMKM mencerminkan komitmen kami untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai katalis utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan berbagai inisiatif strategis, BSI memastikan bahwa UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan,” tuturnya.
Hingga November 2024, pembiayaan UMKM di regional Kalimantan mengalami pertumbuhan signifikan mencapai Rp6,8 Triliun dan tumbuh 30,5% atau sekitar XXXX ribu UMKM telah mendapatkan akses pembiayaan syariah dan juga pendampingan usaha.
( ARSD )

