“Saya mendapatkan undangan untuk menghadiri peresmian Bendungan Lolak, itu di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, jaraknya dari Manado sekitar lima jam jalan darat,” ujar AHY.
Selain agenda peresmian bendungan itu, AHY juga menyebut bakal mengunjungi salah satu kantor pelayanan urusan pertanahan di Sulut, termasuk juga menyerahkan sertifikat.
“Ini juga mungkin menjadi perjalanan dinas pertama saya sebagai Menteri ATR, jadi pasti ada harapan saya untuk melihat secara langsung, karena kita juga punya struktur yang di provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota,” tutur Ketum Partai Demokrat itu.
“Kalau bisa nanti pertama mengunjungi salah satu kantor yang melayani urusan pertanahan bagi masyarakat di sana, tapi juga kalau bisa memungkinkan waktunya saya juga sampaikan ada enggak sertifikat yang bisa segera kita serahkan kepada masyarakat di sana. Karena memang habitat kami ini bekerja di lapangan, untuk menyapa langsung masyarakat,” imbuhnya.
Dengan cara tersebut, AHY pun menyampaikan hal itu merupakan cara yang paling efektif. “Saya rasa itu yang paling efektif karena mendengarkan langsung keluhan atau harapan. Aspirasi masyarakat itu bisa, bukan hanya menginspirasi dan menggerakkan kita, tapi juga mempercepat kalau ada memang yang harus segera kita tangani,” pungkasnya. ***

