
Jakarta – Kenaikan pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya menjadi Letnan Kolonel melalui jalur toll super kilat menuai kontroversi di kalangan internal militer dan masyarakat. Proses percepatan ini dianggap tidak sesuai dengan prosedur kenaikan pangkat yang umum berlaku, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas mekanisme tersebut.


MARHABAN Ya RAMADHAN 1446H/2025
Mayor Teddy, yang dikenal sebagai “prajurit berdasi” karena latar belakangnya yang lebih banyak berkutat di bidang administrasi dan strategis dibandingkan operasi lapangan, dikabarkan mendapatkan promosi dalam waktu singkat. Hal ini memicu perdebatan mengenai apakah jalur cepat ini sudah sesuai dengan aturan dan nilai-nilai kepantasan dalam institusi militer.
Pages: 1 2

