
Berita |Artikel |Opini |Jurnal
Metro adalah singkatan dari metropolitan, kawasan padat penduduk di dalam dan di sekitar pusat urban.

Metro – DGNews | Dalam rangka memperingati HUT Kota Metro yang ke – 87 tahun minggu (9/6/2024) diadakan pentas kesenian daerah yang ada di provinsi Lampung. Pagelaran hiburan seni kebudayaan wayang sekelik pewarah Mas Pri Pn Nata Wijaya Alumni ISI Jogjakarta dengan lakon Kawin Sebambangan di pentaskan di lapangan Samber kota Metro mulai pukul 20.00 wib berlangsung meriah dan dipadati penonton dari masyarakat Metro dan sekitarnya untuk turut memeriahkan HUT Kota Metro. Pagelaran wayang sekelik Sanggar Widya Sasmita tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat dalam pelestarian kebudayaan kearifan lokal daerah.
Lihat Video short Youtube
https://youtu.be/CMIxV1skRX4?si=oc5SpS7x7rSXi2lE
Tampak Wali Kota Metro beserta Forkompinda berada dalam acara akbar pagelaran hiburan wayang sekelik memperingatiHUT Kota Metro yang ke 87 tahun.
“Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro yang ke – 87 tahun 2024 menjadi momen yang sangat bersejarah untuk flash back dan mengetahui Sejarah berdirinya Kota Metro dan perkembangannya”, Kata Wali Kota Metro

Ketika awak media meminta ulasan informasi sejarah kota Metro kepada pewarah Wayang sekelik Mas Pri Pn Nata Wijaya yang akan menampilkan wayang sekelik dengan lakon sebambangan menyampaikan sekilas sejarahnya kota metro
Sejarah Kota Metro
Dilansir situs resmi DPRD Kota Metro, kota ini semula adalah sebuah induk desa baru yang dinamakan Trimurjo. Dibukanya induk desa baru tersebut bertujuan untuk menampung sebagian dari kolonis yang sudah didatangkan sebelumnya dan menampung kolonis yang akan didatangkan berikutnya.

