Kunjungan Balik Kepala Lingkungan Hidup Lamteng Di Kantor DPC PWRI Membangun Silaturahmi

“Masalah lingkungan hidup menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat untuk dapat peduli saling menjaga pentingnya lingkungan hidup yang sehat”, Kata Rony Kepala DLH

Ketika ditanya oleh penasehat DPC PWRI tentang Anggaran Berbasis Lingkungan Hidup (ABLH), Rony menyampaikan bahwa terkait dengan keterbatasan anggaran di dinas kami menjadikan indikator yang menjadi capaian program DLH masih perlu dapat perhatian anggaran karena dari 28 kecamatan baru 2 kecamatan yang baru bisa kita konsentrasikan masalah penanganan sampah yaitu di kecamatan Terbanggi besar dan Gunung Sugih. Kita semua tahu bahwa persoalan lingkungan hidup ini tidak hanya menjadi persoalan daerah dan nasional namun ini juga menjadi program dunia dalam memperhatikan masalah pencemaran lingkungan baik IPAL, B3 dan lainya yang dapat merusak ekosistem.

Ferry Arif berpendapat perlunya pemerintah daerah Lampung Tengah bersama stake holder seperti lembaga Ormas peduli pelestari lingkungan, para media  untuk melakukan sosialisasi edukasi dan publikasi  tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan menjaga kelestarian lingkungan ke masyarakat agar tidak terjadi dampak lingkungan hidup yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan , perusakan ekosistem seperti adanya  pencemaran udara, air, suara yang dapat membahayakan kehidupan makhluk hidup baik manusia, hewan dan tanaman.

Rony dalam kunjungan silaturahminya sangat apresiatif atas masukan kawan kawan media. Tentu menurutnya kami membutuhkan media yang dapat diajak untuk bersama sama turut peduli tentang memperhatikan dampak lingkungan hidup dan turut menjaga kelestarian alam. Jika ada permasalah di masyarakat khususnya di bidang kami bisa disampaikan saja untuk dapat kita lakukan peninjauan dilapangan. Disamping itu DLH juga sedang menggeliatkan program pengelolaan limbah oleh masyarakat untuk dapat mengelola sampah menjadi bermanfaat seperti pengelolaan limbah dengan membuat bank sampah untuk bahan baku pembuatan pupuk organik, pembuatan produk lainnya yang berbahan baku dari limbah sehingga dapat menjadi nilai ekonomis di masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *