Keluhkan Jalan Perempatan Pasar Pelem Tak Kunjung Di Perbaiki Tokoh Warga Ngampon Angkat Bicara

Selain itu, Ia, juga mengatakan bahwasanya dengan adanya pembangunan jembatan Gedongsari (Badong) memperparah kondisi jalan tersebut.

“Kalau di tinjau dan di ambil gambar-gambar kurang lebih sudah hampir satu tahun lebih, tapi iya itu nggak tau kenapa tidak ada tindak lanjut kembali, alasannya apa juga nggak tau, bahkan katanya dicoret,” ungkapnya.

“Dan, kemarin ketika pembangunan jembatan di Gedongsari (Badong) sebagian kendaraan lewat sini, lha karena kondisi seperti ini, debu bertebaran luar biasa, itu yang pertama, yang kedua keluhannya jalannya itu sekian puluh tahun, dan setiap tahun anggaran, tak pernah disentuh sama sekali,” ungkapnya kembali.

Maka dari itu, pihaknya pun berharap kepada pemerintah kabupaten maupun DPUPR Blora untuk lebih serius menangani jalan perempatan pasar Pelem ke selatan ini.

“Karena apa ? Iya, karena berkali-kali kalau masuk di progam Bapedda itu dicoret, dari sisi anggaran katanya nggak cukup, kemarin katanya masuk perubahan, nyatanya iya zonk ! mudah-mudahan tahun 2024 lah dikasih,” tandasnya.

“kalau nggak dikasih ya di demo saja !,” tandasnya kembali.|Li2k.red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *