Dalam kampanye kali ini, Frederick Edwin berhasil menyentuh hati warga Kubar dengan pidatonya yang penuh emosi. Banyak dari mereka yang meneteskan air mata saat mendengar klarifikasi Frederick mengenai berbagai hoax yang beredar. “Saya dikatakan orang gila, secara tidak langsung mereka sudah merendahkan pihak KPU yang menerima berkas kesehatan saya. Saya dibilang tidak bisa bicara, padahal sampai saat ini saya kampanye dan orasi, apakah saya tidak didengar mereka? Saya tidak sekolah katanya, saya mempunyai ijazah SMA dan masih dalam penyelesaian sarjana,” ujar Frederick dengan tegas.
Kampanye ini juga menjadi ajang pembuktian bagi FENA bahwa tuduhan-tuduhan hoax yang dilontarkan oleh pihak lain tidak berdasar. Dukungan dari 13 partai politik yang masing-masing ketua partainya menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada FENA semakin menguatkan posisi mereka dalam Pilkada 2024.
Dengan slogan “Satukan Kubar, Menang… Menang… Menang,” FENA menunjukkan komitmen mereka untuk memajukan Kabupaten Kutai Barat yang adil dan merata. Kampanye akbar ini menjadi bukti nyata antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap pasangan calon yang memiliki visi dan misi yang jelas untuk masa depan Kubar.
Lafau, Ucok

