Bupati Lampung Tengah Meresmikan Jembatan Candi Rejo Muji Rahayu Disambut Masyarakat Dengan Memberi Nama Jembatan Musa Ahmad

Ditambahkan Musa ini merupakan komitmen nyata yang dilakukan pemkab Lampung Tengah dalam membangun infrastruktur untuk kemajuan Lampung Tengah. Musa juga mengatakan insyallah di tahun 2024 akan dilaksanakan pembangunan Jalan Rigid menuju Jembatan ini sehingga mempermudah pengendara yang melintasi.

Dalam kesempatan acara peresmian jembatan tersebut Subandi Kepala Kampung Muji Rahayu yang mewakili masyarakat mengucapkan banyak Terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi tingginya atas kepedulian Bupati Musa Ahmad mewujudkan pembangunan infrastuktur di Lampung Tengah terutama di kecamatan way pengubuan.

Imbuhnya, Jembatan ini sangat dinantikan sekali oleh masyarakat selama puluhan tahun sejak tahun 1957. Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan dua Kampung, dua kecamatan dan dua kabupaten. Berkat kepedulian Bupati Musa Ahmad akhirnya jembatan ini bisa terwujud dan menjadi kebanggaan masyarakat yang sudah lama mengharapkan atas terbangun ya jembatan Candi Rejo Muji Rahayu.

Dirinya juga memohon izin kepada Bupati untuk menamai Jembatan ini dengan nama ” Jembatan Musa Ahmad”. Subandi juga memohon bantuan kepada Dinas Perhubungan untuk memasang Lampu di sekitar Jembatan guna penerangan dan rambu rambu menuju Jembatan ini, semoga Jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, pungkas subandi.

Ketika Tim Awak media dari PWRI menemui Primadiarta ramadheni. ST. MT Kepala Plt Bina Marga dan Bina Kontruksi menyampaikan bahwa pembangunan ini dilakukan dalam 2 tahap, yakni tahap 1 dilakukan pada tahun anggaran 2022 yang menelan anggaran 2,8 Milyar, dilanjutkan pembangunan tahap 2 yang menelan anggaran 10,3 Milyar sehingga total menelan pagu anggaran 13,1 Milyar. Jembatan ini dikerjakan dengan struktur beton dengan panjang 45 Meter dan lebar 6 meter, dan jembatan ini merupakan jembatan struktur beton terpanjang di kabupaten Lampung Tengah yang pernah dilaksanakan Pemkab Lampung Tengah.(Timred PWRI. Lamteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *