Next….
Agung menjelaskan pada awalnya para investor ini sudah bersiap untuk melakukan groundbreaking di IKN pada Desember 2023 lalu. Namun karena adanya keterbatasan waktu pihak OIKN bersama para investor memutuskan untuk melakukan groundbreaking di awal 2024 ini.
Bulan Desember kemarin tadinya mau groundbreaking tapi dengan waktu terbatas mereka akhirnya bersiap di bulan Januari hingga Februari (2024) ini,” ungkap Agung.
Groundbreaking itu terdiri atas dua jenis yakni proyek ramah lingkungan (green project) dan groundbreaking yang dilakukan investor swasta serta lembaga negara. Meski begitu ia belum bisa menyebutkan nilai investasi yang akan dilakukan pada awal 2024 ini.
“Intensi GB (groundbreaking) Januari-Februari (2024) saya belum bisa sebut nilainya (investasi), tapi dari jumlah pengusahanya ada 15 yang ada di dalam pipeline sekarang,” pungkasnya.
|Red.Arya.Kaltim

