Ketua PWRI Lampung Tengah Soroti Proyek Pembangunan MCK Miliyaran Rupiah Diduga Kuat Jadi Ajang Korupsi

Lampung Tengah – Penelusuran tim media yang di pimpin ketua PWRI Lampung Tengah Ferri Arief tentang Proyek milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Cipta Karya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024 yang bernilai Milyaran rupiah, di duga dalam pekerjaan nya tidak sesuai dengan spesifikasi maupun juknis pekerjaan dan terindikasi kuat akan adanya kerugian negara dalam pengerjaan Proyek tersebut.

Dilansir dari hasil penelusuran awak media rajanews86.com di lapangan, seperti yang terjadi di Kampung Payung Dadi Kecamatan Pubian dan Kampung Karang Jawa Kecamatan Anak Ratu Aji, yang mana dalam realisasi pekerjaan nya banyak di temukan kejanggalan-kejanggalan dalam pelaksanaan nya baik kualitas maupun kuantitas barang yang di gunakan dalam pembangunan MCK tersebut.

Ferri Arief menyampaikan bahwa proyek MCK yang bernilai millyaran rupian tersebut harus diawasi oleh semua elmen agar tidak terjadi potensi dugaan adanya korupsi.

Fakta yang di temukan oleh tim awak media  di lapangan seperti pembangunan yang berada di Kampung Payung Dadi, berdasarkan keterangan dari masyarakat penerima pembangunan tersebut dan fakta yang terjadi dalam pembangunan tersebut, material yang disediakan antara lain 3 sak semen (Merk R**awali), batu bata 500 biji, pasir sekitar setengan mobil kecil, 1 closet, pipa 3 inc 1 batang, kayu kaso 9 batang, septik tank 800-900 ml, dan 1 lembar spandek ukuran bangunan. Di samping itu untuk lubang penggalian dilakukan oleh mereka selaku penerima manfaat, yang mengaku ada yang di bayar hanya Rp.100.000 dan ada yang tidak di bayar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *