
Mesuji Lampung – DGNews |
Kepala Desa Tri Karya Mulya Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji,.RM,diduga telah menjual tanah aset desa kepada perusahaan batu bara dan menganggunkan sertifikat milik Yayasan Ponpes Tri Karya Mulya ke Bank BRI demi merauk keuntungan pribadi .
Pasalnya,”Menurut keterangan SN (50) kepada awak media mengatakan,”Saya membeli tanah seluas 30 m² x 40 m² seharga Rp.5000.000 (lima juta rupiah)kepada pak kades dan uang hasil penjualan tanah tersebut menurut keterangan dari pak kades,uangnya akan di pergunakan untuk membangun pagar masjid,”Ungkap SN.Senin 16/09/2024.
Terpisah,JJL (60) Selaku ketua panitia pembangunan masjid ketika di pintai keterangan dikediamannya terkait adanya uang hasil penjualan tanah aset desa yang di serahkan oleh kepala desa setempat guna untuk membangun pagar masid,”JLL dengan tegas mengatakan,”pak kades tidak pernah memberikan bantuan apapun baik dari segi material atau uang sekalipun.”Tegas JLL.
Hasil investigasi dilapangan beberapa awak media mendapatkan keterangan kembali dari salah satu warga setempat berinisial ER(35)dalam keterangan ER kepada awak media menjelaskan,”Tanah seluas 25 M X 200 M tersebut awalnya di jual pak kades sama saya mas, dengan harga sebesar Rp.25000.000,setelah terjadi transaksi jual beli dengan pak kades,ada salah satu warga di sini melarang,ahirnya tanah tersebut saya kembalikan lagi dengan pak kades takut kedepannya timbul masalah.”Kata ER.
Dilain tempat,”Komaidi selaku penerima hibah tanah beserta sertifikatnya dari pemilik awalnya meminta kepada kades setempat untuk segera mengembalikan sertifikat tanah tersebut kepada yayasan ponpes Tri Karya Mulya.

