Rayakan Jalan Baru, Bupati Arief Sahur Sambel Terong Bersama Warga di Kemiri

BLORA – Tak cukup dengan safari ramadhan menyapa masyarakat dengan berbuka puasa bersama dan tarawih keliling, dalam rangka dekat dengan masyarakat dan menyerap aspirasinya, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman mengikuti sahur bersama dengan warga masyarakat yang digelar dini hari di tengah jalan.

Seperti yang terlaksana pada Jumat, 20 Februari 2026, sekira pukul 03:30 WIB di jalan Semampir – Kemiri – Genjahan yang baru saja selesai dibangun Pemkab Blora. Sekaligus syukuran jalan di depan Masjid Al Anshor Desa Kemiri, Kecamatan Jepon.

Bupati datang dengan menggunakan pakaian putih bersarung, disambut warga yang telah menunggu dengan duduk lesehan di tikar. Yang atasnya telah tersaji menu makan sahur berupa nasi hangat, sambal terong penyet dalam cobek tanah, telur dadar goreng dan kerupuk.

Kyai Minardi, selaku tokoh agama atau ulama yang dituakan, mempersilahkan Bupati Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., untuk duduk lesehan bergabung dengan jamaah masjid Al Anshor.

Tak berselang lama, semuanya berbaur menikmati sajian makan sahur yang tersedia. Tua muda, remaja dan ibu ibu semuanya tampak guyub rukun menyatu dengan ulama dan umaro dalam suasana penuh kekeluargaan.

“Alhamdulillah, terimakasih warga masyarakat Desa Kemiri yang telah menyelenggarakan kegiatan sahur bersama. Ini acara pertama kali saya sahur bersama makan ramai ramai di tengah jalan. Apalagi menunya sambel terong bakar, menu favorit sejak zaman mondok dulu. Jadi teringat saat masih nyantri. Makannya seperti ini ramai ramai pakai daun pisang. Enak sekali, apalagi tadi habis didoakan Mbak Kyai Minardi,” ucap Bupati Arief.

Pihaknya berharap kerukunan kebersamaan warga masyarakat Desa Kemiri bisa terus ditingkatkan. Menurut nya jika warga sebuah desa itu rukun dan kompak, pembangunan desa juga akan berjalan lancar.

“Nah ini juga sebagai syukuran setelah jalan dari Semampir Kemiri hingga Genjahan selesai dibangun. Semoga pembangunannya bermanfaat untuk kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Dalane mpun alus ampun diagem kebut kebutan nggih,” lanjut Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *